Layanan Web

Layanan Web adalah sistem software yang didesain untuk mendukung interaksi interoperable mesin-ke-mesin melalui sebuah jaringan. Dalam konteks aplikasi Web, ia biasanya merujuk ke satu set API yang dapat diakses melalui Internet dan menjalankan layanan di hosting sitem remote. Sebagai contoh, klien berbasis-Flex dapat memanggil fungsi yang diimplementasikan pada sisi server yang menjalankan aplikasi berbasis-PHP. Layanan Web bergantung pada SOAP sebagai lapisan dasar tumpukan protokol komunikasinya.

Yii menyediakan CWebService dan CWebServiceAction untuk menyederhanakan pekerjaan implementasi layanan Web dalam aplikasi Web. APIs dikelompokkan ke dalam kelas, disebut service providers. Yii akan membuat sebuah spesifikasi WSDL untuk setiap kelas yang menjelaskan API apa yang bersifat variabel dan bagaimana ia harus dipanggil oleh klien. Ketika sebuah API dipanggil oleh klien, Yii akan menginisiasi penyedia layanan terkait dan memanggil API yang diminta guna memenuhi permintaan.

Catatan: CWebService bergantung pada PHP SOAP extension. Pastikan Anda menghidupkannya sebelum mencoba menampilkan contoh dalam seksi ini.

1. Mendefinisikan Penyedia Layanan

Seperti sudah disebutkan di atas, penyedia layanan adalah kelas yang mendefinisikan metode yang dapat secara remote (jarak jauh) dipanggil. Yii bergantung pada komentar dokumen dan kelas refleksi dalam mengidentifikasi metode mana yang bisa dipanggil secara remote dan parameter apa serta nilai balik.

Mari kita mulai dengan kutipan layanan stok. Layanan ini mengijinkan klien untuk meminta kutipan stok yang sudah ditetapkan. Kita mendefinisikan penydia layanan sebagai berikut. Catatan bahwa kita mendefinisikan kelas penyedia StockController dengan memperluas CController. Ini tidak diperlukan. Kami akan segera menjelaskan mengapa kita melakukannya.

class StockController extends CController
{
    /**
     * @param string the symbol of the stock
     * @return float the stock price
     * @soap
     */
    public function getPrice($symbol)
    {
        $prices=array('IBM'=>100, 'GOOGLE'=>350);
        return isset($prices[$symbol])?$prices[$symbol]:0;
        //...return stock price for $symbol
    }
}

Dalam contoh di atas, kita mendeklarasikan metode getPrice menjadi API layanan Web, menandainya dengan tag @soap dalam komentar dokumen. Kita bergantung pada komentar dokumen untuk menetapkan jenis data parameter input dan nilai hasil. API tambahan dapat dideklarasikan dengan cara yang sama.

2. Mendeklarasikan Aksi Layanan Web

Setelah mendefinisikan penyedia layanan, kita harus membuatnya tersedia bagi klien. Sebenarnya kita ingin membuat aksi controller untuk mengekspos layanan. Ini bisa dilakukan secara mudah dengan mendeklarasikan aksi CWebServiceAction dalam kelas controller. Dalam contoh kita, kita akan memasukkan StockController.

class StockController extends CController
{
    public function actions()
    {
        return array(
            'quote'=>array(
                'class'=>'CWebServiceAction',
            ),
        );
    }
 
    /**
     * @param string the symbol of the stock
     * @return float the stock price
     * @soap
     */
    public function getPrice($symbol)
    {
        //...kembalikan harga stok untuk simbol $symbol
    }
}

Selesai, hanya itu yang kita perlukan dalam membuat layanan Web! Jika kita mencoba mengakses aksi dengan URL http://hostname/path/to/index.php?r=stock/quote, kita akan melihat banyak konten XML yang sebenarnya WSDL bagi layanan Web yang kita definisikan.

Tip: Secara default, CWebServiceAction menganggap controller saat ini adalah penyedia layanan. Itulah mengapa kita mendefinisikan metode getPrice di dalam kelas StockController.

3. Menerima Layanan Web

Untuk melengkapi contoh, mari kita buat klien untuk menerima layanan Web yang baru kita buat. Contoh klien ditulis dalam PHP, tapi ia dapat dibuat dalam bahasa lainnya seperti Java, C#, Flex, dll.

$client=new SoapClient('http://hostname/path/to/index.php?r=stock/quote');
echo $client->getPrice('GOOGLE');

Jalankan skrip di atas baik dalam Web ataupun mode konsol, dan kita seharusnya melihat 350 yang merupakan harga untuk GOOGLE.

4. Tipe Data

Ketika mendeklarasikan metode kelas dan properti yang akan diakses secara remote, kita harus menetapkan tipe data atas parameter input dan output. Tipe data primitif berikut bisa dipakai:

  • str/string: dipetakan ke xsd:string;
  • int/integer: dipetakan ke xsd:int;
  • float/double: dipetakan ke xsd:float;
  • bool/boolean: dipetakan ke xsd:boolean;
  • date: dipetakan ke xsd:date;
  • time: dipetakan ke xsd:time;
  • datetime: dipetakan ke xsd:dateTime;
  • array: dipetakan ke xsd:string;
  • object: dipetakan ke xsd:struct;
  • mixed: dipetakan ke xsd:anyType.

Jika tipe bukan salah satupun dari tipe primitif di atas, ia dianggap sebagai tipe composite yang terdiri dari properti. Tipe composite disajikan dalam batasan kelas, dan propertinya adalah variabel anggota public kelas yang ditandai dengan @soap dalam komentar dokumennya.

Kita juga bisa menggunakan tipe array dengan menambahkan [] di akhir tipe primitif atau tipe composite. Ini akan menetapkan sebuah array pada tipe yang sudah ditetapkan tersebut.

Di bawah ini adalah contoh mendefinisikan Web API getPosts Web API yang menghasilkan array obyek Post.

class PostController extends CController
{
    /**
     * @return Post[] a list of posts
     * @soap
     */
    public function getPosts()
    {
        return Post::model()->findAll();
    }
}
 
class Post extends CActiveRecord
{
    /**
     * @var integer post ID
     * @soap
     */
    public $id;
    /**
     * @var string post title
     * @soap
     */
    public $title;
 
    public static function model($className=__CLASS__)
    {
        return parent::model($className);
    }
}

5. Pemetaan Kelas

Agar bisa menerima parameter tipe composite dari klien, aplikasi harus mendeklarasikan pemetaan dari tipe WSDL ke kelas PHP terkait. Ini dilakukan dengan mengkonfigurasi properti classMap pada CWebServiceAction.

class PostController extends CController
{
    public function actions()
    {
        return array(
            'service'=>array(
                'class'=>'CWebServiceAction',
                'classMap'=>array(
                    'Post'=>'Post',  // atau cukup 'Post'
                ),
            ),
        );
    }
    ......
}

6. Mengintersepsi Penyertaan Metode Remote

Dengan mengimplementasi antar muka IWebServiceProvider, penyedia layanan bisa mengintersepsi penyertaan metode jarak jauh. Dalam IWebServiceProvider::beforeWebMethod, penyedia bisa mengambil instance CWebService saat ini dan mendapatkan nama metode yang saat ini sedang dipakai via CWebService::methodName. Ini dapat menghasilkan false jika metode remote seharusnya tidak dipanggil untuk beberapa alasan (misalnya akses tidak diotorisasi).

$Id: topics.webservice.txt 1808 2010-02-17 21:49:42Z qiang.xue $

Be the first person to leave a comment

Please to leave your comment.